sekuat hatimu ibu
memang, daku tak selugu dulu.
memang, daku bukan lagi bocah yang masih inggusan.
tapi, daku tau ini semua proses kedewasaanku.
dirimu mencoba untuk melawan sepi.
anakmu ini yang menuntut ilmu jauh darimu.
tapi daku tau ini semua yang terbaik bagiku.
untuk menjadi orang sukses itu pasti.
setiap hari ibu luangkan waktu ibu untuk mendo'akan ku.
setiap waktu ibu juga bersusah payah mencari uang untukku biayaku.
ibu, aku berjanji akan membalas setiap tetesan kerigatmu.
dengan kebahagiaan lebih dari yang ibu korbankan untukku.
selalu tersenyum walau hati ibu sedih
daku tau , ibu seringkali sedih melihat tingkah laku anakmu ini.
daku tau , ibu seringkali sangat letih mencari uang untuk anakmu ini.
tapi wajah ibu memcoba memaksa.
memaksa, untuk tak memperlihatkan wajah yang sedih dan letih itu.
betapa berdosanya diriku ini.
bila suatu saat daku sukses dengan hasil keringatmu.
dengan hasil jerih payahmu.
anakmu ini tidak membalasnya.
betapa sedihnya hatimu ibu.
walau apa yang daku berikan suatu saat tidak sebanding dengan pengorbanan ibu.
tetapi ibu sudah sangat senang bila daku sukses.
biarlah hari demi hari , menunjukkan padaku .
bahwa betapa besar pengorbanan seorang ibu dimata daku.
satu senyuman yang sangat berarti untuk ibu
seringkali anakmu ini kesal padamu.
seringkali anakmu ini bersifat sangat ego.
ternyata , sifat daku yang seperti itu sangat tidak disukai oleh ibu.
menbuat ibu sedih , dan merasa bersalah.
Ya ALLAH betapa berdosanya diriku ini.
betapa hinanya hamba ini.
ibu hanya berkata"nak , satu senyuman darimu itu sudah bisa membuat ibu bahagia".
Tidak ada komentar:
Posting Komentar